Tindaklanjut Laporan Masyarakat tentang Pelanggaran Izin Angkutan Batubara yang melintasi Jalan Provinsi yang dilakukan oleh PT. Bakti Nugraha Yuda dengan melakukan Tinjauan Lapangan oleh Cabang Dinas Regional VI DESDM Provinsi Sumatera Selatan bersama Perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan pada Hari Selasa (22/06/2021) di Baturaja.

Adapun hasil dari tinjauan lapangan tersebut sebagai berikut:

  1. Tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh PT. Bakti Nugraha Yuda terkait lalu lintas kendaraan angkutan batubara karena menggunakan jalan hauling sendiri yang berada di dalam lokasi tambang menuju stockpile.
  2. PT. Sarana Darma Kartiyasa selaku Perusahaan Angkutan Batubara yang mengangkut batubara dari PT. Prima Lazuardi Nusantara menuju PT. Bakti Nugraha Yuda Energy telah memenuhi semua aturan yang ditentukan dalam Rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dishub Prov. Sumsel baik dari hal kuantitas berat muatan maupun dari jadwal operasi pengangkutan batubara telah merujuk dari Rekomendasi Dishub Prov. Sumsel.
  3. Tidak ditemukannya komplain dari masyarakat sekitar terkait adanya aktivitas pengangkutan batubara yang dilakukan oleh PT. Sarana Darma Kartiyasa.
  4. Pada jalan perlintasan antara jalan hauling dengan jalan provinsi untuk segera dilengkapi fasilitas keselamatan lalu lintas (warning light & rambu peringatan kegiatan).
  5. Jalan Provinsi yang dilalui tidak hanya digunakan oleh kendaraan angkutan PT. Sarana Darma Kartiyasa melainkan juga digunakan oleh kendaraan angkutan PT. Semen Baturaja, Perusahaan Perkebunan dan angkutan lainnya.
  6. Jalan Provinsi yang digunakan oleh PT.
    Sarana Darma Kartiyasa yang digunakan untuk mengangkut batubara yaitu sepanjang 0,98 KM.
Bagikan Artikel ini