PT. PLN (Persero) Resmikan SPKLU Guna Menunjang Pemerintah Dalam Percepatan Program KBLBB

Dalam rangka menunjang program pemerintah Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) (Battery Electric Vehicle ) sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019, PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (UIW S2JB), Jumat, 26 Februari 2021, di Kantor PT. UIW S2JB Jalan A. Rivai No. 37 Palembang.

Peresmian ditandai dengan pengguntungan pita oleh GM PT.PLN (Persero) UIW S2JB, Daryono, didampingi Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Prov.Sumsel, Hendriansyah,ST. MSi, dan juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, para investor dan mitra kerja PT. PLN (persero).

Dalam sambutannya, Plt Kadis ESDM, Hendriansyah mengatakan, peresmian SPKLU PLN UIW S2JB dalam rangka menunjang program pemerintah percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sesuai dengan Perpres No 55 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 13 Tahun 2020 tentang penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik Untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Dikatakannya, Sumsel merupakan lumbung energi,  kaya dengan energi tidak hanya kaya dengan energi fosil, gas dan batubara tetapi juga kata dengan energi panas bumi yang terkenal dengan energi baru dan terbarukan dan pembangkit di Sumsel juga menggunakan tenaga air, salah satu kota Pagaralam  yang hampir diatas 80 persen pengunakaan listrik  tenaga menggunakan tenaga air.

Untuk mendukung program tersebut Pemerintah Provinsi Sumsel telah merancang Peraturan Gubernur tentang penggunaan kendaraan bermotor berbasis listrik. Dalam rancangan Pergub tersebut untuk instansi pemerintah secara bertahap mulai tahun 2021 ini sudah diminta untuk menyusun program pengadaan kendaraan bermotor berbasis listrik. Selain dari pemerintah daerah menggunkana kendaraan bermotor berbasis listrik juga dibuat program LRT akan terkoneksi denga bus bus yang mengunakan listrik.

“Pemprov Sumsel akan mendukung program tersebut melalui penyusunan Pergub (Peraturan Gubernur) agar Instansi Pemerintah, BUMN dan BUMD menggunakan kendaraan listrik secara bertahap termasuk penggunaan Bus Listrik yang terintegrasi dengan LRT (light  rail transit),” jelasnya.

Bagikan Artikel ini